Pengertian Akad Nikah Dalam Islam

17159 views

pengertian akad nikah

Pengertian akad nikah - Pengertian akad nikah dalam islam dengan cara simpel dapat dipahami juga sebagai sistem simbolis tetapi bernilai sakral. Proses akad nikah mengisyaratkan sudah dipertemukannya antara sepasang manusia, lelaki serta wanita. Pertemuan itu diikat oleh ketentuan Allah. Ada standard mekanisme resmi yang sudah digariskan oleh Allah.

Menurut Undang-Undang Nomer 1 Th. 1974, pengertian pernikahan yaitu ikatan lahir batin pada seseorang pria dengan seseorang wanita juga sebagai suami isteri, dengan maksud membuat keluarga (rumah tangga) yang bahagia serta abadi berdasar pada Ketuhanan Yang Maha Esa. Simbolisasi itu yaitu ijab serta qabul.

Ijab yaitu pernyataan kehendak, sedang qabul yaitu pernyataan ke-2 yang dinyatakan untuk menyebutkan keridhoan serta kesepakatan. Inilah makna akad nikah. Simbolisasi ijab serta qobul mensaratkan ada saksi serta wali. Tanpa ada wali serta saksi, nikah tak sah. Lewat sistem simbolis tersebut yang membedakan pada hewan serta manusia.

Pengertian Akad Nikah Dalam Islam

Sudah kecenderungan sifat alami manusia untuk melampiaskan dorongan biologisnya (sex) namun hal itu bukanlah tujuan terutama untuk menikah. Ada aspek-aspek mendesak lain yang juga butuh dipahami serta digali di balik prosesi pernikahan. Bahwa, disatukannya sepasang kekasih oleh tali Allah yaitu untuk sama-sama terikat serta mengikatkan diri menuju mahligai kehidupan yang serasi. Keduanya sama-sama tergantung, menyandar, serta bekerja bersama baik dengan cara batin ataupun lahir. Dengan hal tersebut terbentuklah satu bangunan keluarga (rumah tangga) yang kokoh, damai, serta sakinah sampai akhir hayat.

Anak juga sebagai Penerus Generasi

keluarga sakinahDalam suatu keluarga, anak jadi dambaan serta harapan. Anak yang nantinya jadi penerus serta pelanjut generasi keluarga. Dari keluarga lalu terbentuk masyarakat, bangsa serta peradaban umat manusia. Peradaban umat manusia selalu abadi serta eksistensi manusia bisa terbangun. Manusialah sesungguhnya pencipta kemakmuran di bumi, atau yang dimaksud dengan kholifah fil ardhi.

Kwalitas generasi ditetapkan oleh keluarga. Perhatian pada aspek pendidikan moral, intelektual (kognitif), emosional (afektif), serta psikomotorik (kreativitas) jadi utama. Bobot peradaban manusia bakal lebih baik. Aspek pergantian generasi ini sangatlah ditekankah oleh Allah SWT.

Sangat penting agar tujuan nikah didasarkan pada aturan Allah atau sunnatullah. Dengan tegas dijelaskan dalam Al-qur’an bahwa manusia di ciptakan dengan cara berpasang-pasangan. Pertemuan pada lelaki serta wanita adalah sunnatullah. Rencana praksis dari aturan Allah di atas yaitu nikah.

Di balik rencana ini akan ada kekuasaan yang akan diperlihatkan oleh Allah.Membuat keluarga yang sakinah mawaddah dan warohmah adalah maksud mulia untuk sepasang suami dan isteri. Bangunan akidah yang kuat dan tsaqofah Islam yang luas bakal mempermudah jalan untuk meraih kemuliaan dalam berkeluarga. Menggali serta selalu belajar perihal pengetahuan islam bisa memperkokoh bangunan di dalam keluarga, karena tiap-tiap keluarga bakal mendapat masalah kehidupan serta pemecahannya dengan mengembalikannya pada Alqur’an serta As Sunah.

Semangat belajar ilmu agama dalam keluarga bakal memberi perubahan positif bagi anak. Sang anak bakal memperoleh sifat tauladan dari orang tuanya perihal utamanya belajar Islam. Mengaji berbarengan atau bisa juga mendatangi pengajian berbarengan semua anggota keluarga bisa jadikan salah satu fasilitas selalu untuk mendekatkan keluarga pada keislaman.

Anak adalah investasi yang sangatlah bernilai untuk keluarga serta orang-orang. Anak-anak yang sekarang ini masih kecil nanti bakal jadi penerus bangsa Indonesia. Di pundak anak-anaklah hari esok kesejahteraan ummat bakal dibebankan. Memberi anak-anak bekal tauhid serta akhlak dari kecil bakal jadikan mereka sosok yang bisa dihandalkan waktu mencapai dewasa.

Pada akhirnya, ada pesan dari Nabi Muhammad SAW yang butuh di sampaikan juga sebagai catatan akhir. Diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud, nabi memanggil dengan lantang, “Hai pemuda, bila di antara anda ada yang dapat menikah sebaiknya ia menikah. Karena dengan menikah, matanya bakal terjaga serta kemaluannya juga lebih terpelihara. Bila ia belum dapat menikah, sebaiknya ia berpuasa lantaran puasa itu seperti pengebiri”.

Tidak sama dengan saat Rosul serta beberapa sahabat di mana wanita-wanita waktu itu tutup auratnya, tetapi sekarang ini wanita menghadirkan auratnya. Mungkin saja lantaran memanglah sudah dipengaruhi oleh kebudayaan dari barat yang menghindari nilai-nilai agama. Hingga tak ada rasa bersalah untuk mereka yang memperlihatkan aurat di depan lelaki dewasa. Jadi menikah cepat bakal lebih selamat dari pada beberapa pria nafsunya bakal bergejolak lantaran dorongan dari luar.

Baca juga : Sisi Positif Pernikahan Dini

Apabila diri tidak bisa mengupayakan menikah secepat-cepatnya, jadi anjuran dari Rasulullah yaitu dengan berpuasa. Puasa adalah benteng yang ampuh untuk melindungi kemaluan serta nafsu beberapa jejaka serta gadis yang belum menikah. Maka berpuasalah senin dan kamis, atau apabila tak dapat bisa lakukan puasa tengah bln. yang bisa dikerjakan pada pertengahan bln. pada penanggalan Tahun Hijriyah. Bakal sangatlah mujur apabila Anda bisa berpuasa daud, yaitu puasa dengan cara sehari berbuka serta sehari berpuasa. Itu bakal melindungi hati serta pikiran dari pikiran yang mengakibatkan kerusakan.

Kami cukupkan dulu ya pembahasan mengenai Pengertian Akad Nikah Dalam Islam, semoga penjelasan singkat ini bermanfaat dan kami anjurkan untuk memperdalam perihal akad nikah ini di situ-situs Islam untuk mendapatkan penjelasan lebih panjang lebar lagi. Semoga pernikahan anda bisa mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah warrohmah, amiin .

http://id.wiktionary.org/wiki/akad

Topik pilihan pembaca:

  • pengertian akad nikah
  • arti akad nikah
  • maksud akad nikah
  • akad nikah adalah
  • arti dari akad nikah
  • pengertian akad nikah menurut islam
  • makna akad nikah
  • akad pernikahan
  • arti akad nikah dalam islam
  • apa itu akad nikah