Sosok Suami Idaman Ini Ternyata Kriteria Wanita Masa Kini

1794 views

Sosok suami idaman sering kali diagung-agungkan oleh para gadis. Membayangkan seperti apa nanti kekasih yang akan mengarungi bahtera rumah tangga bersama dengan dirinya. Cobalah kamu bertanya kepada teman gadismu : “kamu ingin suami yang seperti apa sih?” tidak lain dan tidak bukan pasti jawabannya berentet, seperti gerbong-gerbong kereta. Nah, jawaban itulah dalam benak para gadis adalah idaman bagi diri dia.

Entah kenapa mencari sosok suami idaman seperti mencari pekerja di sebuah perusahaan. Belibet sekali urusannya, panjang dan lebar. Sampai-sampai kadang menolak pekerja tersebut hanya karena satu kriteria yang tidak terpenuhi. Pupuslah sudah harapan si pekerja tersebut, akhirnya mencari perusahaan lain. Dan ternyata ada perusahaan yang sesuai dengan dirinya. Kemudian diterima. Dan beruntungnya lagi dia berada di perusahaan yang lebih baik dari sebelumnya. Mencari sosok suami idaman seperti itukah prosesnya? Sepertinya tidak jauh berbeda.

Kata orang bijak, jangan banyak gaya dalam mencari sosok suami karena di dunia ini tak ada seseorang yang sempurna. Hehe. Hai para gadis, jangan merasa tertampar oleh kata-kata tersebut. Bukankah mencari sosok suami idaman tidak sama dengan mencari model, artis, milyader, dan lain-lainnya yang sering kita lihat di tivi. Kadang semakin sederhana seseorang tersebut, biasanya selalu masuk dalam kriteriamu. Contoh kecil pasangan yang setia. Tidak semua model, milyader, memiliki jiwa yang setia. Iya kan? 😉

Tidak ada salahnya kamu menetapkan kriteriamu, malah itu bagus sekali. Karena menikah itu tidak hanya hidup sehari atau dua hari bersama pasanganmu. Kriteria yang tidak prioritas itulah yang harus kamu lupakan sejenak. Misalnya harus memiliki badan atletis atau memiliki wajah tampan seperti pangeran di kerajaan. Nah, kriteria yang seperti ini adalah kriteria bukan prioritas.

Di dalam pernikahan. Dalam membangun rumah tangga secara bersama. Berkumpulnya dua orang yang berbeda kultur, kebiasaan, dll. Kriteria prioritas inilah yang harus dipandang penting saat menentukan sosok suami idaman.

Benarkah Sosok Suami Idaman Ini Selalu Menjadi Kriteria Para Wanita dalam Menemukan Jodohnya?

3 Tipe Sosok Suami Idaman bagi Para Wanita Masa Kini

Seperti apa sih sosok suami idaman yang diinginkan oleh para wanita? Hai kamu. Para lelaki yang masih belum menikah. Wajib menyimak nih, agar kamu bisa mempersiapkan dirimu dari sekarang.

a. Lelaki dewasa

Banyak para gadis menginginkan bahwa calon suaminya nanti adalah lelaki yang dewasa. Ada yang menginginkan dewasa secara usia. Usianya harus 4 tahun di atas dia. Yang harapannya dewasa secara berpikir juga. Kadang usia tidak menjadi jaminan seseorang bersikap dewasa. Ada yang usia sudah matang, tetapi bersikap seperti anak-anak. Maka, yang harus digarisbawahi di sini adalah dewasa secara berpikir.

b. Lelaki cerdas

Wah, untuk para gadis yang menempuh pendidikan tinggi, suka sekali dengan lelaki yang berIPK 4. Hehe. Sepertinya IPK tinggi bukan kriteria sosok suami idaman secara prioritas deh. Maksud cerdas di sini adalah dia cerdas menghadapi istrinya yang sedang lelah, dia cerdas mengontrol emosi saat dirundung masalah, dan lelaki yang cerdas membimbing istri serta anak-anaknya menjadi lebih baik.

c. Lelaki mandiri dan mapan

Ini mah lelaki yang duitnya banyak. Definisi mapan tidak harus memiliki uang banyak untuk biaya hidup. Asal cukup itu sudah pas bagi kebanyakan para wanita. Sudah mapan tapi tidak mandiri. Rasanya aneh, seperti makan kolak tanpa gula. Seharusnya jika sudah mapan, harus mandiri juga dong. Contoh kecil, dia mandiri mempersiapkan makanan sendiri. Ada beberapa yang jago mencari uang, tapi urusan membuat telur dadar atau indomie masih ibunya. Haduuh. Jika nanti sudah beristri, tidak masalah jika istrinya yang menyiapkan. Hehe

Berikut sudah dipaparkan sosok suami idaman yang masuk dalam kategori prioritas versi rumahnikah.com. Akan ada banyak sekali kriteria mengenai sosok suami idaman versi para wanita di dunia ini. Ketiga jenis di atas, sudah cukup menjadi acuan dasar dalam menentukan sosok suami yang menemani para istrinya kelak.

"Kamu. Para lelaki yang telah mendampingi istrimu. Jaga istrimu. Perlakukan ia dengan sebaik mungkin. Karena di saat ia memilihmu. Ia hanya punya satu keyakinan, bahwa kamu mampu menjaganya dirinya melebihi ibunya sendiri."